Rabu, 03 Agustus 2011

Semarak Dirgahayu Kemerdekaan 17 Agustus


Tujuh belas agustus tahun '45...
Itulah hari kemerdekaan kita...
Hari merdeka Nusa & Bangsa..
Hari lahirnya bangsa Indonesia...
Merdeka...
Sekali merdeka tetap merdeka...
........

Lagu itulah yang selalu terngiang di benak saya ketika memasuki dirgahayu hari kemerdekaan Republik Indonesia, Republik kita tercinta ini, yang biasanya akan dirayakan dengan gegap gempita, meriah.

Sobat 90s, tak terasa ini sudah bulan agustus, artinya sebentar lagi kita akan merayakan hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang ke-66. Tak terasa pula usia bangsa ini sudah cukup tua dibanding usia bangsa-bangsa lain di kawasan ASEAN. Ada secercah harapan yang bisa kita dambakan dari beberapa kemajuan yang telah dicapai bangsa ini, baik dibidang ekonomi, teknologi maupun kiprah bangsa Indonesia dalam percaturan politik global.

Sobat 90s, masih ingatkah waktu anda masih duduk di bangsu SD atau SMP di era 90an? Nah, coba ingat-ingat lagi apa saja yang kalian persiapkan untuk acara hari kemerdekaan 17 agustus dulu? Saya masih ingat, dulu saya membantu kakak saya membuat rantai berwarna merah-putih dari kertas wajik untuk digunakan sebagai hiasan jalan di depan rumah kami. Biasanya rantai kertas tersebut di ikat diatas 2 pohon yang melintang di inggir jalan. Atau bisa juga menggunakan bendera plastik kecil maupun layang-layang yang diikat pada seutas tali rafia panjang, tapi layang-layangnya yang bergambar/motif bendera merah putih lho.

Semarak 17 agustus
Selain itu, ada juga macam-macam lomba yang diadakan panitia 17an di lingkungan sekolah maupun di lingkungan RT/RW, misalnya lomba balap karung, lomba makan kerupuk, joget balon, tenis meja, dan yang paling populer adalah lomba panjat pinang. Sungguh terlihat suasana ceria di raut muka anak-anak bangsa ini, yang kelak akan menjadi tonggak penerus bangsa Indonesia di masa yang akan datang.

aneka lomba 17 agustusan





Pada postingan kali, marilah kita merenungkan "apa yang sudah saya perjuangkan selama ini buat bangsa kita tercinta ini? janganlah bertanya apa yang telah bangsa ini berikan pada kita...! Bukannya sok-sok'an ingin menjadi pahlawan kesiangan atau ingin menyaingi para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan RI. Saya hanya ingin sedikit mengajak teman-teman sekalian untuk merenung seraya mengingat jasa-jasa para pahlawan kita yang telah bersusah payah dalam upaya memperjuangkan kemerdekaan kita.


"Bagaikan kacang yang lupa dengan kulitnya", mungkin ini lebih tepat di berikan kepada kita yang selama ini tidak sadar akan kebahagiaan yang kita rasakan. Padahal semuanya itu kita rasakan diatas perjuangan dan penderitaan para pahlawan berjuang tanpa memikirkan jiwa, raga, harta bahkan keluarga mereka. "Merdekaatau Mati", selogan yang menaikkan bulu kuduk saya dan memberikan semangat pantang menyerah ketikasaya menyerukannya. Sungguh selogan yang ketika di serukan memberikan semangat tidak takut mati untuk mengorbankan jiwa dan raga demi mempertahankan bumi pertiwi dari para penjajah yang tidak berprikemanusiaan.

Jangankan mengangkat senjata untuk berjuang membela bangsa, mempertahankan kemerdekaan saja rasanya "Jauh panggang dari Api". Tidak banyak yang dapat saya lakukan untuk mempertahankan kemerdekaan ini. Hanya berdoa dan berterimakasih atas kemerdekaan yang telah diberikan kepada saya, sehingga saya bisa merasakan kemerdekaan seperti sekarang ini, walaupun pada kenyataannya sosial, ekonomi, budaya, politik dan lain-lain dinegara kita masih dijajah.

Yang bisa saya lakukan akan saya lakukan. Dan beberapa profesi serta kegiatan telah dilakukan walaupun belum begitu maksimal. Setidaknya sudah saya tunjukkan kepada bangsa sebagai salah satu ucapan terimakasih saya kepada bangsa dalam meneruskan dan mempertahankan perjuangan yang telah dilakukan oleh para pejuang. Dan semoga saya dapat terus mempertahankan semangat para pejuang untuk membangun bangsa ini dengan segala kemampuan dan tentunya dengan ilmu yang sudah saya dapatkan. Terimakasih atas perjuanganmu... Semoga mendapatkan posisi yang layak di samping-Nya... Amin...

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Ada kesalahan di dalam gadget ini