Kamis, 10 Mei 2012

Mempertanyakan Nasionalisme Anggun C. Sasmi

Anggun Cipta Sasmi adalah seorang penyanyi wanita asal Indonesia era 90an yang saat ini memiliki kewarganegaraan France. Lahir di Jakarta, 29 april 1974. Anggun merupakan putri dari Darto Singo, seorang seniman Indonesia dan Dien Herdina, seorang wanita yang masih memiliki ikatan keluarga dengan keraton Yogyakarta. Anggun mengawali karirnya dengan tampil di panggung Ancol saat usianya masih 7 tahun, 2 tahun kemudian ia lalu merekam album anak anak. Dibawah bimbingan musisi terkenal Ian Antono, Anggun merekam album studio pertamanya di Indonesia yang bertajuk "Dunia Aku Punya" pada tahun 1986. Namun, nama Anggun baru melambung setelah ia merilis single berjudul "Mimpi" di tahun 1989. 

Awal Mula Karir 

Anggun mulai dikenal setelah merilis single "Mimpi", meskipun pada kenyataannya Anggun bukanlah penyanyi terkenal di era 90an. Karena karirnya selalu dibayang-bayangi oleh para Lady Rocker cantik semacam Nike Ardilla, Inka Christie maupun Nicky Astria. Anggun terkenal sebagai penyanyi yang tak membawa hoki bagi tiap label rekaman yang merekrutnya, hal ini terbukti dengan album-albumnya yang selalu jebloknya di pasaran. Hanya single "Tua-Tua Keladi" dan "Takut" saja yang terbilang sedikit lebih sukses diantara lagu-lagu Anggun lainnya, terjual hingga 250 ribu copy. Namun kesuksesa album tersebut masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Albumnya Nike Ardilla "Bintang Kehidupan" yang terjual hingga 2 juta copy (dengan judul album yang sama). 

Dengan seringnya Anggun berganti-ganti label rekaman hingga akhirnya tak ada satu pun label yang mau bekerja sama dengannnya lagi. Anggun pun tak patah arang, ia segera membuka label sendiri dengan nama Bali Cipta Record. Label tersebut hanya mampu menelurkan dua album saja, dengan album terakhir bertajuk "Hilang" yang juga tak laris di pasaran. Setelah itu, Anggun pun menghilang dari peredaran di belantika musik Indonesia. Anggun waktu itu masih berusia 19 tahun (sudah menikah) kemudian meninggalkan Indonesia dan hijrah ke London bersama suaminya Michael Georgea yang berkewarganegaraan France. Mereka berkenalan di Kalimantan pada tahun 1992. 

Petualangan Anggun

Pernikahannya dengan Michael Georgea menimbulkan gosip tak sedap. Banyak pihak yang mempertanyakan motivasi Anggun untuk menikah dengan pria France tersebut. Bahkan kabarnya hubungan itu dilarang keras oleh orang tua anggun karena mereka dikabarkan hanya melakukan aksi "kumpul kebo". Dan adanya pertentangan itulah yang membuat anggun nekat "kabur" ke England dan menjual label rekaman yang telah didirikannya.

Seiring berjalannya waktu, uang hasil penjuakan Label Musiknya (Bali Cipta Record) pun habis. Anggun selalu gagal mengadu nasib di London, akhirnya pasangan suami-istri itu pun pindah ke France, negara asal suaminya. Namun sebelum pindah ke France, Anggun sempat tinggal di Netherland, dan hasilnya "gagal maning-gagal maning". 

Di France Anggun dikenalkan dengan produser kawakan Erick Benzi, Anggun pun disulap hingga sedemikian rupa mulai dari ujung kaki sampai ujung kepala, dari gigi sampai suara bahkan gaya bicara dan body language pun berubah total. Benzi mampu mengorbitkan Anggun dengan single dan judul album yang sama "Snow On The Sahara". Setelah kurang lebih 7 tahun menikah dengan Michael Georgea mereka akhirnya bercerai di tahun  1999, sebelum album kedua Anggun keluar. Perceraian itu mungkin awal dari datangnya "karma"(karena Anggun ibarat kacang yang lupa akan kulitnya) untuk Anggun, dan hasilnya Albumnya yang kedua pun jeblok di pasaran. 

Nyaris 5 tahun hidup menjanda, Anggun pun menikah lagi dengan seorang pria Canada bernama Olivier Maury (umurnya berbeda jauh dari Anggun). Mereka bertemu di Jimbaran, Bali sekitar tahun 2004, yang mana sebelumnya mereka bertemu di Montreal. Akhirnya anggun pun menikah (hubungan ini pun kembali di tentang keras oleh orang tua Anggun) dan pindah dari Paris untuk mengadu nasib ke Canada. Kebetulan saat itu kontrak Anggun dengan Columbia sudah diputus. Sayang, di Canada Anggun pun gagal lagi, dan anehnya kegagalan tersebut berdampak pula dengan pernikahannya yang kedua dengan Olivier Maury.
Pernikahan dengan Maury tidak bertahan lama dan bahkan tiba-tiba saja Anggun dikabarkan melahirkan seorang anak perempuan bernama Kirana Cipta Montana Sasmi pada 8 november 2007 hasil hubungannya dengan penulis dan penerbit Cyril Montana, padahal Anggun belum resmi bercerai dengan Maury. Dan gilanya mereka baru mencatatkan pernikahannya secara resmi di Paris pada tanggal 25 juni 2010. Artinya Anggun melakukan "kumpul kebo" dengan Montana selama 3 tahun.

Nasionalisme Anggun Digugat

Dimanakah Anggun C Sasmi yang katanya sangat berjiwa Indonesia? Apakah tidak terbersit danam benak kita bahwa Anggun atribut menggunakan ke-Indonesiaan-nya hanya untuk mendapat support dari para penggemarnya di tanah air (Indonesia), yang notabene-nya fans Anggun paling banyak berasal dari Indonesia. Apakah mungkin seseorang yang sudah mengganti kewarga-negaraan Indonesia dengan kewarga-negaraan France itu masih memiliki jiwa Nasionlisme merah-putih? Entahlah, hanya ia dan Tuhan yang tahu....

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Ada kesalahan di dalam gadget ini